Kekeliruan

Ringkasan Materi: Mengenali Kekeliruan Berpikir (Logical Fallacy)

1. Kekeliruan Hubungan Sebab-Akibat (Post Hoc Fallacy)
* Definisi: Menganggap sesuatu adalah penyebab dari suatu kejadian hanya karena hal itu terjadi sebelumnya.
* Contoh: Mengklaim sebuah produk makanan membuat harapan hidup tinggi di 10 negara, padahal banyak faktor lain yang memengaruhinya.
2. Kekeliruan Ikut-ikutan (Bandwagon Fallacy)
* Definisi: Menganggap sesuatu benar atau baik hanya karena banyak orang yang melakukannya atau meyakininya.
* Contoh: Ikut-ikutan naik motor ke trotoar karena melihat banyak pengendara lain melakukannya.
3. Kekeliruan Bukti Anekdot (Anecdotal Evidence Fallacy)
* Definisi: Menggunakan pengalaman pribadi atau cerita satu orang sebagai bukti untuk mendukung argumen yang lebih luas, padahal bukti tersebut tidak cukup.
* Contoh: "Kakek saya perokok tapi usianya 90 tahun, jadi merokok tidak berbahaya."
4. Kekeliruan Manusia Jerami (Straw Man Fallacy)
* Definisi: Salah mengartikan atau melebih-lebihkan argumen lawan, lalu menyerang argumen yang sudah diubah tersebut agar terlihat menang.
* Contoh: Saat seseorang mengusulkan kenaikan gaji untuk teknisi ahli, lawannya menuduh, "Jadi maksudmu teknisi lain tidak ahli?"
5. Kekeliruan Dilema yang Salah (False Dilemma Fallacy)
* Definisi: Menyajikan seolah-olah hanya ada dua pilihan, padahal kenyataannya ada banyak alternatif lain.
* Contoh: "Kalau kamu tidak setuju denganku, berarti kamu membenciku."
6. Kekeliruan Generalisasi yang Tergesa-gesa (Hasty Generalization)
* Definisi: Mengambil kesimpulan tentang suatu kelompok besar berdasarkan bukti yang sangat sedikit atau tidak representatif.
* Contoh: Setelah satu tim sepak bola dari provinsi A menang, langsung disimpulkan bahwa provinsi A memiliki banyak tim sepak bola berprestasi tingkat nasional.
7. Kekeliruan Jalan Tengah (Middle Ground Fallacy)
* Definisi: Menganggap bahwa kebenaran selalu berada di tengah-tengah antara dua pendapat yang berlawanan, padahal bisa jadi salah satu pendapat memang benar.
8. Kekeliruan Beban Pembuktian (Burden of Proof Fallacy)
* Definisi: Membuat sebuah klaim, lalu meminta orang lain untuk membuktikan bahwa klaim itu salah, bukannya memberikan bukti untuk klaimnya sendiri.
* Contoh: "Buktikan kalau UFO itu tidak ada!"
9. Kekeliruan bukan Skotlandia Sejati (No True Scotsman)
* Definisi: Mengubah definisi sebuah kelompok secara sepihak untuk mempertahankan argumennya ketika dihadapkan pada bukti yang berlawanan.
* Contoh: "Tidak ada orang Skotlandia yang memberi gula pada buburnya." Saat diberi contoh orang Skotlandia yang melakukannya, ia menjawab, "Tapi tidak ada orang Skotlandia sejati yang melakukan itu."
10. Kekeliruan "Kamu Juga Salah" (Tu Quoque Fallacy)
* Definisi: Menyerang argumen seseorang dengan menunjukkan bahwa ia tidak konsisten dengan argumennya, alih-alih membahas isi argumen itu sendiri.
* Contoh: Seseorang dikritik karena boros, lalu ia membalas, "Kamu juga boros, jadi jangan menasihatiku."
11. Kekeliruan Penyalahgunaan Wewenang (Appeal to Authority)
* Definisi: Menganggap sebuah pernyataan benar hanya karena diucapkan oleh figur yang punya wewenang atau terkenal, meskipun ia bukan ahli di bidang tersebut.
12. Kekeliruan dari Kekeliruan (Fallacy Fallacy)
* Definisi: Menganggap sebuah kesimpulan pasti salah hanya karena argumen yang digunakan untuk mendukungnya mengandung kekeliruan.
* Contoh: Seseorang berargumen "kucing tidak akan mati walau jatuh dari gedung tinggi karena punya sembilan nyawa". Argumen "sembilan nyawa" itu salah, tetapi kesimpulannya (kucing bisa selamat) bisa jadi benar karena alasan lain (misalnya refleks dan fisiknya).

Referensi 
Penulis : Henry Pandia
Penerbit : Erlangga 
Judul :Informatika SMA/MA Kelas XI

Komentar